banner 728x250

Massa Warga Desa Perkebunan Sukaraja Membakar Foto Kades di Kejaksaan Negeri Asahan, Teriakan Tangkap dan Penjarakann Kades Koruptor Bergema

  • Bagikan
banner 468x60
Berita

ASAHAN – Viralnow24.com – Suasana memanas saat ratusan warga Desa Perkebunan Sukaraja, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang tergabung dalam DPD Demokrasi 14 GBPU melanjutkan aksi tuntutan ke Kejaksaan Negeri Asahan, Rabu (19/08/2026). Massa tampak membakar foto Kepala Desa Sukaraja disertai teriakan keras bergema: “TANGKAP! PENJARAKAN! KADES KORUPTOR!”

Aksi lanjutan ini dilakukan warga untuk mempertegas tuntutan agar segera dilakukan penyelidikan mendalam serta audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa periode 2018–2025 yang diduga bermasalah mencapai Rp1.160.782.560.

Example 300x600

Di depan halaman Kejaksaan Negeri Asahan, emosi warga meluap. Foto Kepala Desa Sukaraja dibakar diiringi sorak-sorai dan teriakan berulang yang meminta aparat penegak hukum segera memproses hukum dan menjatuhkan pidana penjara kepada Kepala Desa yang diduga kuat melakukan korupsi uang rakyat.

“Kami sudah tidak sabar menunggu! Dana Desa milyaran rupiah raib tak jelas peruntukannya, sementara jalan kami putus, fasilitas fiktif, dan rakyat menderita! TANGKAP DAN PENJARAKAN KADES KORUPTOR SEKARANG JUGA!” serukan massa secara bersamaan.

Koordinator Aksi, Aan Maulana Annur, menyampaikan bahwa pembakaran foto merupakan wujud kemarahan warga yang sudah tidak sabar melihat ketidakadilan dan dugaan penggelapan uang rakyat yang terus berlangsung.

“Kami datang meminta keadilan. Dugaan kerugian keuangan negara mencapai lebih dari Rp1,1 Miliar. Perpustakaan tidak ada, Sanggar tidak layak, Jalan putus, dan anggaran lain penuh kejanggalan. Kami meminta Kejaksaan segera menetapkan tersangka dan memasukkan Kades ke penjara sesuai bukti yang ada,” tegas Aan di hadapan petugas Kejaksaan dan puluhan massa.

Warga menegaskan tidak akan diam dan terus bersuara hingga ada tindakan nyata dari Kejaksaan Negeri Asahan berupa pemeriksaan menyeluruh, audit forensik, serta penahanan dan penjara bagi pihak yang terbukti merugikan keuangan desa.

“AUDIT TUNTAS! TANGKAP DAN PENJARAKAN KADES KORUPTOR! UANG RAKYAT HARUS KEMBALI!” demikian kalimat yang terus diteriakkan massa hingga aksi berakhir dengan tertib namun penuh tekanan. ( Tiara Aritonang )

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *